Search
  • Rasti

Remarketing Tepat : Cara Hindari Budget Promosi Berlebih!

Banyak sektor yang terdampak karena pandemi COVID-19. Sejak pandemi, dan ditetapkannya Pembatasan Sosial berjualan online semakin marak diperbincangkan. Apalagi untuk para pekerja khususnya millenial yang dituntut untuk terus menyesuaikan diri dengan teknologi dan Trend Google menunjukan bahwa banyak orang yang mencari tahu bagaimana caranya menjadi berwirausaha atau menjadi entrepreneurs.


Tidak ada definisi pasti tentang pengusaha atau entrepreneur semua orang yang melakukan suatu kegiatan usaha baik jual beli atau apapun dan menghasilkan keuntungan materil. Sebagai pengusaha pastinya kita ingin membuat usaha kita untuk senantiasa lebih sukses dan maju. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam berpromosi adalah Remarketing.


Dalam hal berjualan online, remarketing adalah cara yang digunakan oleh penjual untuk menarik minat siapapun atau pelanggan agar melakukan pembelian atau pembelian kembali. Ini tips dari Lookal untuk melakukan remarketing dengan tepat, agar budget promosimu lebih efektif!


1. Temukan Pelanggan yang Tepat

Sebelum menentukan tipe promosi, kita perlu memahami latar belakang pelanggan kita.

Pelanggan ialah dia yang menggunakan produk atau jasa yang penjual sediakan. Lalu bagaimana menentukan pelanggan yang tepat?


Pelanggan yang tepat yaitu seorang yang biasanya telah berulang-ulang melakukan pembelian atau seseorang yang dengan senang hati memberikan review dan mau memberitahukan kepada orang lain mengenai produk yang dia coba.


Namun setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, dan sebagai penjual perlu bagi kita untuk membuat tipe remarketing sesuai dengan kepribadian pelanggan yang ada.

Jadi sangat penting bagi seorang entrepreneurs untuk mempunyai data pembeli dan mengenali siapa pelanggan dari produk yang ditawarkan sehingga dapat lebih bijak membuat rencana pemasaran yang cocok.


2. Buat Promosi yang Sesuai dan Responsif

Menghadapi beberapa tipe orang dalam menjalankan bisnis bukanlah sesuatu yang mudah.

Tanpa pelanggan bisnis tidak akan berjalan, maka dari itu ada peribahasa “Pembeli adalah Raja” yang mengingatkan kita untuk selalu memperhatikan kepuasan pelanggan.


Jadi pastikan untuk membuat tipe promosi yang tepat. Misalkan untuk menghadapi pembeli yang rasa ingin tahunya lebih besar atau cerewet, sebagai penjual kita perlu memberikan kesempatan kepada pembeli untuk menanyakan rasa penasarannya dan berikan penjelasan yang lebih details dengan beberapa bantuan visual seperti gambar atau poster.


Selain promosi yang tepat sesuai dengan kepribadian, penting juga bagi seorang pengusaha untuk membuat promosi yang responsive. Selain untuk menarik perhatian pelanggan promosi juga dapat menjadi salah satu media untuk berkomunikasi dengan pelanggan.


Contoh promosi yang yang responsif adalah dengan membuat polling. Sekarang membuat promosi tipe polling lebih dapat dilakukan melalui social media seperti instagram atau survey poll yang lain seperti survey monkey, PollTime.co.


3. Hubungi Kembali Orang-Orang yang Pernah Bertanya atau Membeli

Tidak sedikit dari pelanggan yang berawal dari rasa penasaran. Jangan pernah sepelekan orang yang pernah bertanya mengenai deskripsi atau harga produk anda.

Banyak orang lebih tertarik membeli sesuatu karena ada promosi, maka pada saat kita sedang mengadakan promosi jangan lupa untuk menghubungi kembali orang-orang yang pernah bertanya atau membeli, dan tentunya akan lebih mudah bagi penjual untuk mendeskripsikan tentang produk karena banyak yang tau tentang produk yang ditawarkan.


4. Jadwalkan Iklan Tepat Waktu

Waktu adalah hal yang paling penting dalam melakukan banyak hal. Sesuatu mungkin akan terasa dibutuhkan atau bahkan diabaikan tergantung kapan kita menyampaikan sesuatu tersebut.


Contoh waktu yang bisa digunakan untuk membuat promosi misalnya seperti promosi awal bulan atau promosi akhir bulan, dimana mayoritas orang sedang memiliki budget lebih sehingga orang akan lebih terbuka untuk mengeluarkan budget pada produk tertentu.

Promosi berdasarkan waktu yang tepat lainnya adalah promosi hari raya atau hari libur tertentu.

Di Indonesia biasanya ada bonus hari raya yang diberikan ke pegawai menjelang hari raya tertentu, dan tingkat spending seseorang biasanya akan lebih banyak ketika ada bonus tambahan tersebut.


Yuk jangan ragu untuk buat remarketing untuk bisnismu. Pastikan promosi yang disampaikan sudah disiapkan dengan baik sehingga tidak terjadi kekacauan ketika promosi berlangsung.


Jangan lupa juga untuk selalu tunggu tips-tips selanjutnya dari Lookal di blog kami. Lookal juga bisa membantu bisnismu lebih efektif, lho! Yuk pelajari Lookal dan download Lookal sekarang!



17 views0 comments